Beranda HEADLINE Sedekah laut dan larung sesaji sebagai tradisi adat desa Nelayan di Kabupaten...

Sedekah laut dan larung sesaji sebagai tradisi adat desa Nelayan di Kabupaten Rembang

88
0
BERBAGI

REMBANG, KABARDAERAH.COM – Ribuan masyarakat desa Tasik Agung Kabupaten Rembang berkumpul di jalan Raya Pantura Rembang untuk mengikuti arak-arakan dalam rangka prosesi larung sesaji sedekah laut, Sabtu ( 23/6 ) siang.

Acara tersebut sudah turun temurun di lakukan oleh masyarakat desa Tasik Agung sejak dahulu kala sebagai wujud rasa syukur kepada sang pencipta karna sudah di beri hasil tangkapan yang melimpah selama mereka berlayar menangkap ikan di laut.

Sebelum sesaji di larung ke laut, terlebih dahulu sesaji dan ogoh-ogoh di arak oleh masyarakat keliling desa mereka.

Upacara tradisi larung sesaji tersebut juga di hadiri oleh Bupati Rembang H. Abdul Hafidz dan di dampingi oleh kepala desa Tasik Agung Riyanto, SE beserta jajaran kepolisian dan TNI.

Saking banyaknya masyarakat Kabupaten Rembang yang ikut menyaksikan acara tersebut, jalan Pantura Rembang mengalami kemacetan panjang sekitar satu kilometer karna kegiatan tersebut bersamaan dengan acara syawalan yang di adakan di taman Rekreasi pantai Kartini Rembang.

Dalam acara perayaan larung sesaji dan sedekah laut itu, masyarakat juga di suguhkan dengan hiburan wayang kulit, ketoprak, orkes musik Melayu / dangdut, panjat pinang dan makan gratis berhadiah dan juga pengajian Akbar.

Tradisi adat larung sesaji sedekah laut di desa Tasik Agung itu di adakan setiap tahun sekali yang bertepatan dengan bulan Syawal.

Tradisi ini juga bertepatan dengan perjuangan para nelayan yang tergabung dalam Paguyuban Nelayan Dampok Awang Bangkit yang telah memperjuangkan legalitas cantrang agar di akui oleh Pemerintah secara nasional. ( Red/Tan/Sis )