Beranda DAERAH Unik, Di Rembang Ibu-ibu Ikut Melakukan Gotong Royong Pengecoran Jalan Desa

Unik, Di Rembang Ibu-ibu Ikut Melakukan Gotong Royong Pengecoran Jalan Desa

288
0
BERBAGI

REMBANG, KABARDAERAH.COM – Antusiasme Ibu-ibu untuk ikut gotong royong patut di acungi jempol dan bisa menjadi contoh untuk Desa-desa lain di Indonesia.

Penelusuran kami pada hari Jumat (20/7/2018) di Desa Japeledok Kecamatan Pancur Kabupaten Rembang Jawa Tengah adalah sebuah Desa kecil yang hanya berpenduduk 270 Kepala Keluarga.

Rata-rata Masyarakatnya berpenghasilan sebagai Petani.

Meskipun berpenduduk sedikit, namun Desa yang di pimpin oleh seorang Kepala Desa bernama Tasripin itu tetap memperlihatkan keguyupan yang tinggi, dan rasa solidaritas yang tertanam di Desa Japeledok itu bisa di jadikan contoh bagi desa-desa lain di Indonesia.

Seperti sekarang ini yang lagi gencar adalah bantuan dari Pemerintah yaitu dana Desa.

Kepala Desa dan TPK Desa sebagai pelaksana anggaran dana Desa sedang melaksanakan penggarapan jalan rabat beton untuk Desa tersebut.

Untuk pelaksaanya, Kepala Desa melibatkan warga desa dalam penggarapan jalan di desanya.

Para ibu- ibupun tidak ketinggalan ambil bagian untuk saling bergotong royong , bahu membahu ikut membantu pengecoran jalan demi mendapatkan Desa yang rapi, jalan yang bagus dan Desa yang maju.

Bukan hanya kaum laki – laki saja yang berperan, ibu-ibu juga ikut berperan demi terlaksanya pembangunan Desa di desa Japeledok.

Bahkan kegiatan tersebut bisa di jadikan contoh untuk desa lainnya. Para ibu yang ikut gotong royong itu terlihat penuh suka cita dalam melakukan pekerjaan pengecoran jalan desa.

Menurut salah satu warga yang ikut dalam kegiatan itu mengatakan, walaupun capek, panas dan berkeringat asalkan desanya maju, bersih, rapi dan indah, dia beserta warga lainnya mengaku sangat senang.

Dengan adanya dana Desa dari Pemerintah, mbangun deso untuk pemerataan pembangunan di setiap Desa bisa terlaksana untuk memajukan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Desa Tasripin juga menegaskan, ia hanya ingin masyarakatnya bisa menikmati dan merasakan pemerataan pembangunan. Selain pengecoran jalan, beberapa warga desa juga menerima bantuan dada Desa berupa bedah rumah.

Ada 13 Kepala Keluarga di Desanya yang menerima bantuan dana untuk bedah rumah. Dana itu pun di terima waga secara tunai.

( Tan/Sis )