Beranda HEADLINE Seorang Pemandu Karaoke Di Lokalisasi Sunan Kuning Semarang Tewas Dibunuh

Seorang Pemandu Karaoke Di Lokalisasi Sunan Kuning Semarang Tewas Dibunuh

172
0
BERBAGI

SEMARANG, KABARDAERAH.COM – Seorang pemandu karaoke Lokalisasi Argorejo atau biasa di kenal dengan lokalisasi sunan kuning Semarang bernama Ayu Sinar Agustin alias Ninin (23) warga Kecamatan Patebon Kendal tewas dibunuh di kamarnya, Kamis (13/9/2018).

Ninin yang tinggal di wisma Mr. Classic gang 3 lokalisasi sunan kuning itu terakhir terlihat pada Rabu malam bersama seorang operator karaoke di wisma tersebut.

Kemungkinan, korban tewas dari semalam. Hal ini terlihat dari tubuh korban yang sudah kaku. Korban pertama kali ditemukan oleh ibu Nur, seorang ibu yang biasa membersihkan wisma tersebut setiap harinya.

Menurut ibu Nur, Ninin biasanya setiap pagi keluar untuk sarapan, namun sampai siang hari ini kok gak keluar kamar.

Merasa curiga karena tidak kunjung keluar kamar, jam dua siang, ibu Nur pun mengetuk pintu korban. Namun, setelah berulang kali mengetuk pintu, tetap saja tidak ada jawaban, akhirnya ibu Nur pun membuka pintu korban.

Betapa kagetnya ibu Nur saat melihat tubuh Ninin tergeletak kaku dalam keadaan telanjang tanpa busana dan berbau solar.

Mengetahui korban terbujur kaku, ibu Nur pun keluar meminta pertolongan kepada tetangga wisma. Oleh tetangga wisma, kemudian kejadian tersebut pun dilaporkan kepada kepolisian.

Tidak lama kemudian, petugas kepolisian dari Polsek Semarang Barat dan Tim INAFIS Polrestabes Semarang tiba di lokasi kejadian dan langsung melakukan olah TKP.

Kapolsek Semarang Barat, Kompol Doni Eko Listiyanto, saat berada di lokasi kejadian mengungkapkan, bahwa korban pertama kali ditemukan dalam keadaan terlentang.

” Korban pertama kali ditemukan dalam keadaan terlentang, belum tahu ada barang korban yang hilang apa tidak, karena kami masih menunggu anjing pelacak dari Polrestabes Semarang datang ke TKP dulu “. Ungkap Kapolsek.

Tak lama kemudian, anjing pelacakpun tiba di lokasi dan langsung dibawa menuju kamar korban. Sekitar lima menit di kamar korban, anjing pelacak di tuntun keluar dan mengarah ke arah selatan wisma yang berjarak sekitar 40 meter dan kemudian kembali lagi ke wisma Mr. Classic.

Setelah olah TKP selesai, kemudian korban langsung dibawa ambulans menuju RS.Karyadi untuk dilakukan autopsi.

Belum diketahui siapa pelaku yang membunuh korban, saat ini kasus tersebut masih ditangani oleh Reskrim Polrestabes Semarang.

Penulis : AL