Beranda HEADLINE Diduga terhipnotis, dua karyawan WS kena tipu oleh orang yang mengaku Manager...

Diduga terhipnotis, dua karyawan WS kena tipu oleh orang yang mengaku Manager Restoran dan Property

182
0
BERBAGI

SEMARANG, KABARDAERAH.COM – Penipuan dengan modus hipnotis kembali terjadi dan memakan korban di kota Semarang, Kamis (28/6/18) siang.

Kali ini, dua orang karyawan WS yang terletak di jalan Prof. Hamka Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang menjadi korbannya.

Salah satu korban, Jeri Syafrudin (22) warga Ngentak Ngerangan Bayat Kabupaten Klaten Jawa Tengah harus kehilangan satu buah hp merek Samsung J3 pro yang baru satu bulan di belinya dan satu buah jam tangan.

Bukan hanya Jeri saja yang kena tipu, Udin (22) warga Kabupaten Demak yang juga merupakan karyawan restoran tersebut juga kehilangan hp merek Oppo.

Kronologi kejadian, awalnya dua orang yang mengendarai mobil Honda Mobilio putih dengan plat nomor polisi B 2572 AF makan di restoran tersebut.

Mereka masuk pada sekitar pukul 11.00 siang dan nongkrong sampe sore sekitar 16.00 WIB.

Tidak tahu apa yang di rencanakan, dua orang tersebut memesan makanan juga buat pekerja yang sedang mengerjakan pengaspalan jalan raya yang ada di depan restoran.

Setelah itu mereka mengajak salah satu karyawan yang menjadi korban ke Restoran MC Donald yang berada di Ngaliyan dan setelah itu masuk ke kawasan perumahan Permata Puri yang terletak gak jauh dari MC Donald dengan tujuan gak jelas.

Sebelum masuk ke perumahan, mereka sempat berhenti di pos pengamanan dan memberikan tiga bungkus makanan untuk di berikan kepada tiga orang Scurity yang saat itu sedang berjaga dan makanan itu di terima oleh salah satu scurity yang bernama Subchan.

Korban Jeri sempat di ajak masuk ke perumahan dan muter-muter di wilayah tersebut.

Selama perjalanan, tersangka mengaku sebagai Manager Restoran dan Manager Property di PT. Permata Puri, sehingga membuat korban yakin dengan ulah tersangka.

Bahkan tersangka pun juga berhenti di sebuah minimarket yang ada di dalam lingkungan perumahan tersebut dan sempat melakukan Selfi dengan karyawan wanita.

Tidak berhenti sampai di situ, tersangka pun menyuruh korban agar membeli pulsa dan rokok di minimarket itu dan korban di suruh menunggu di tempat itu dan para tersangka pergi meninggalkan korban dan tidak kembali.

Hingga akhirnya korban pun sadar bahwa dia sedang kena tipu oleh orang yang mengajaknya muter-muter tadi.

Total kerugian yang di alami korban di perkirakan mencapai sekitar 5 juta rupiah terdiri dari dua buah hp dan satu buah jam tangan.

( Alim )